Blogger Widgets Curat-Coret

Minggu, 30 Juni 2013

Agar Tanaman Lengkeng Berbuah Lebat

Agar berbuah lebat tanaman lengkeng perlu dipupuk dan dipangkas secara teratur. Pada masa pertumbuhan vegetatif, tanaman perlu diberi pupuk dengan N tinggi. Saat tunas bunga keluar, beri pupuk berkadar P tinggi untuk memacu terbentuknya buah. Setelah buah terbentuk, berikan pupuk dengan K tinggi agar rasa buah manis.
Pemangkasan dilakukan untuk memperbaiki bentuk tajuk sekaligus memperbanyak cabang. Idealnya setiap cabang sepanjang 60 cm dipangkas supaya ada percabangan baru. Semakin banyak cabang, semakin banyak buah karena buah lengkeng muncul di ujung cabang. Pemangkasan merangsang pohon lebih cepat bertunas dan berikutnya disusul dengan keluarnya bunga.
Begitulah kira-kira bagaimana cara merawat pohon lengkeng agar kelak menuai hasil panen dengan memuaskan. Selamat bercocok tanam..

Sabtu, 29 Juni 2013

tanam padi ah



           Lahan padi biasanya banyak yang kering dan pecah-pecah serta keras seperti kaca saat tidak ada air,,hal tersebut disebabkan karena terlalu banyak pupuk kimia yang di gunakan. unsur hara mikro dan makro sangat diperlukan untuk padi, so kasih pupuk kandang,jeramai atau lainnya yang telah di fermentasi.
Pemupukan susulan dilakukan dengan penyemprotan Pupuk Organik Cair (POC) sebanyak 1 kali dalam seminggu.
Di umur 7-56 HST di lakukan pemupukan susulan melalui daun (semprot daun) menggunakan MOL gamal dan MOL bonggol(untuk vase vegetatif)l. MOL gamal mengandung unsur N yang tinggi dan hijau daun yag tinggu bagi tanaman sedangkan MOL bonggol mengandung zat sitokinin yang merangsang pertumbuhan anakan.
Diumur 56-90 HST di lakukan pemupukan susulan menggunakan MOL buah dan MOL keong(untuk vase generatif).MOL buah mengandung zat yang berguna sebagai penghambat pertumbuhan yang disebut inhibitor sedangkan MOL keong mengandung protein yang tinggi,dimana sangat dibutuhkan di fase vegetatif dan fase generatif.
untuk pemupukan bisa di selingin juga dengan pupuk kimia agar penyerapan lebih cepat,,namun dosis yang digunakan harus disesuaikan, jangan terlalu banyak,,mudah-mudahan hasilnya bisa lebih,,hal tersebut belum saya coba,hanya sebatas pengetahuan yang saya dapat di artikel-artikel,so nti klo saya sudah praktekan akan saya bikin pula artikel tambahannya,,sukses

tanaman koleksi ku,,,hihihi

waahhh setelah saya membaca trubus, ternyata baru muncul hobi baru setelah ngliat tanaman yang tumbuh subur dengan tanpa mengandalkan lahan yang begitu luas lho,,,..
yaa itung-itung nyari ilmu buat ntar low dah punya lahan sendiri,,soalnya buat saat ini saya belum punya lahan buat namem tanaman...mudah2an aja bisa kebeli suatu saat,,amiiinnn
jadi buat sementara saya saat ini menanam tanaman dengan memakai polybag, beruntung tempat tinggal saya dekat dengan sumber kotoran kambing, dan tempat pabrik beras,,so bahan2 untuk media tanam di polybag bisa dengan mudah saya dapet.
untuk pupuk nya sendiri saya gunakan mol yang didapat dari pengetahuan saya di trubus dan googling,,so semua serba murah dech,,hehehe
untuk saat ini tanaman saya masih berumur muda,,ini dia koleksi tanaman saya untuk saat ini,,,
ini tanaman melon ku
 
                                                           tanaman tomat ku

                                                            tanaman strawberry ku
 
                                                               tanaman pepaya ku
 
                                              dan ini tanaman bawang merah dalam paralon

seruu loh ternyata hobi bercocok tanam itu,,bisa digunakan untuk yang memiliki waktu luang,,daripada boring tanpa kerjaan,,klo dah bisa ntar bisa di aplikasiin buat tanaman yang lebih besar dan cakupannya juga lebih banyakk,,so artinya kita mendukung program go green n go clean,,hehehe

Prospek Budidaya Melon Golden

Perkembangan agrobisnis melon di Indonesia belakangan ini menunjukan prospek usaha yang sangat menjanjikan. Bila dulunya usaha budidaya melon hanya berpusat di Cisarua Bogor dan Kalianda Lampung, sekarang ini persebarannya semakin meluas ke berbagai wilayah di Indonesia. Misalnya saja seperti di Daerah Malang, Ngawi, Pacitan, Madiun, Blitar, Sukoharjo, Surakarta, Karang Anyar, Klaten, Grobogan Purwodadi, Kulon Progo Yogyakarta, Banten, dan lain sebagainya.

Dari sekian banyak jenis melon yang bisa dibudidayakan di Indonesia, sebagian besar masyarakat memilih untuk membudidayakan jenis melon kuning dibandingkan dengan varietas tanaman melon berbuah hijau. Hal ini disebabkan oleh minat pasarnya yang lebih besar dan harga jual melon kuning juga mencapai dua kali lipat dari harga melon hijau, sehingga tidaklah heran bila para petani di Indonesia lebih memilih peluang bisnis budidaya melon kuning untuk mendatangkan untung besar setiap bulannya. 

Konsumen
Hampir setiap orang menyukai buah-buahan, termasuk juga buah melon kuning yang memiliki tekstur daging renyah dengan cita rasa yang sangat manis. Dalam menjalankan peluang bisnis tersebut, Anda bisa membidik seluruh lapisan masyarakat sebagai target pasar Anda. Misalnya saja membidik para pemilik kios buah atau supermarket-supermarket besar di kota Anda untuk menjalin kerjasama guna membangun jaringan pemasaran buah melon kuning yang Anda budidayakan. 

INFO BISNIS

Untuk membudidayakan buah melon, para pelaku usaha perlu memperhatikan beberapa faktor utama yang bisa mempengaruhi kualitas hasil panen yang didapatkan. Misalnya saja seperti faktor kesuburan tanah, faktor iklim dan cuaca, faktor serangan hama dan penyakit, serta beberapa faktor lainnya yang harus diperhatikan para petani selama proses pemeliharaan berlangsung.

Nah, untuk membantu para pemula yang tertarik menekuni budidaya melon. Berikut ini kami informasikan syarat-syarat penting yang perlu diperhatikan pelaku usaha dalam membudidayakan tanaman melon.
  1. Faktor pertama yang perlu diperhatikan yaitu kondisi iklim dan media tanam. Suhu ideal untuk tanaman melon yaitu 25-30°C, berada di ketinggian 300-900 mdpl dengan pancaran sinar matahari penuh dan curah hujan yang relatif rendah. Sedangkan media tanam yang baik adalah tanah liat berpasir, tidak terlalu basah dengan unsur pH tanah sekitar 5,8-7,2 dan mengandung bahan organik seperti andosol, latasol, regosol, dan grumosol.
  2. Sebelum melakukan penyemaian benih, sebaiknya rendam benih melon dalam 1 liter air hangat (suhu 20-25°C) yang ditambahkan 1 tutup POC NASA selama 8-12 jam lalu diperam kurang lebih 48 jam. Bibit yang telah siap selanjutnya disemai dalam polybag, sedalam 1-1,5 cm. Benih disemaikan dalam posisi tegak dan ujung calon akarnya menghadap ke bawah. Benih ditutup dengan campuran abu sekam dan tanah dengan perbandingan 2:1. Lalu letakan kantong persemaian diletakkan berderet agar terkena sinar matahari penuh sejak terbit hingga tenggelam. Diberi perlindungan plastik transparan yang salah satu ujungnya terbuka.
  3. Bibit melon yang sudah berdaun 4-5 helai atau tanaman melon telah berusia 10-12 hari dapat dipindahkan ke bedengan yang sudah dilubangi sebelumnya, bedengan jangan sampai kekurangan air. Kedalaman bedengan sekitar 30 cm, jarak antar tanam sekitar 60-80 cm. Panjang bedengan maksimum 12-15 m, tinggi sekitar 30-50 cm dan lebar bedengan sekitar 100-110 cm, dan setiap antar bedengan dijadikan sebagai parit dengan lebar sekitar 55-65cm.
  4. Selama proses pemeliharaan, langkah-langkah yang perlu Anda perhatikan yaitu mulai melakukan penyulaman setelah 3-5 hari setelah waktu tanam, melakukan penyiangan untuk membersihkan rumput liar dan gulma yang tumbuh disekitar pohon melon, menambahkan pupuk setiap 10 hari sekali, penyiraman bisa Anda lakukan setiap pagi, dan mulai memasang ajir (tinggi sekitar 150-200 cm) di sisi kanan kiri bedengan sebagai ruang tumbuh tanaman melon.
  5. Setelah kurang lebih 2 bulan, buah melon sudah memasuki masa panen yang ideal. Potong tangkai buah dengan pisau, sisakan tangkai minimal 2 cm agar masa simpannya lebih lama. Lakukan proses pemanenan secara bertahap, dan utamakan buah yang benar-benar sudah siap panen. Lakukan penyortiran pada hasil panen, dan hindari cacat fisik pada buah karena akan mengurangi harga jual melon.
Keuntungan bisnis
Dibandingkan dengan melon hijau, jenis melon eksklusif atau melon kuning memiliki harga jual yang lebih tinggi di pasaran. Bahkan diperkirakan saat ini harga jualnya bisa mencapai dua kali lipat dari melon hijau. Tampilan kulit buahnya yang berwarna kuning mulus, dan dagingnya yang tebal, dengan rasa buah yang manis dan renyah, menjadikannya berdaya jual cukup tinggi. Biasanya melon jenis ini dihargai sekitar Rp 10.000-Rp 15.000/buah di kios atau pasar tradisional, dan harganya bisa melambung tinggi hingga mencapai Rp 30.000,00/buah bila masuk ke supermarket atau pasar modern lainnya. Tidaklah heran bila keuntungan yang didapatkan para petani melon cukuplah besar. 

Kekurangan bisnis
Selain menjanjikan untung yang cukup besar, melon termasuk salah satu buah semusim yang cukup rumit perawatannya. Banyak pelaku usaha yang harus rela menelan kerugian cukup besar, karena tanaman melonnya terserang hama dan penyakit sehingga mengalami gagal panen atau tidak bisa berproduksi secara optimal. Jenis-jenis penyakit yang sering menyerang tanaman melon antara lain embun bulu atau penyakit layu fusarium dan layu bakteri. Biasanya, munculnya penyakit-penyakit pada melon disebabkan oleh kondisi cuaca yang sulit ditebak, tingkat kelembapan yang terlalu tinggi, serta proses pemukukan yang tidak berimbang dan drainase yang kurang baik. Karenanya, sebisa mungkin rawat tanaman melon Anda dengan penuh ketelitian agar resiko kerugian gagal panen bisa terhindarkan. 

STRATEGI PEMASARAN

Belakangan ini strategi pemasaran melon kuning mulai dijalankan dengan sistem kemitraan. Biasanya para tengkulak ataupun eksportir buah melon menawarkan kerjasama dengan para petani di berbagi daerah untuk membeli hasil panen mereka dengan harga beli yang sama-sama menguntungkan kedua belah pihak. Contohnya saja seperti para petani melon di daerah Cilegon, Banten yang bertani melalui jalan kemitraan dan menjalin kerjasama dengan perjanjian harga beli Rp 7.000,00 per kg.

Disamping itu, para petani melon juga memasarkan hasil panennya ke kota-kota besar atau di beberapa daerah sekitar yang memiliki minat pasar cukup potensial. Misalnya saja seperti para petani melon di Kabupaten Grobogan, Purwodadi yang sejak setahun yang lalu mendistribusikan hasil panennya keluar daerah, contohnya saja ke Daerah Kudus, Jepara, Klaten, Sragen, Solo, serta beberapa kabupaten lainnya yang ada di Provinsi Jawa Tengah. 

Kunci sukses
Dalam menjalankan bisnis budidaya melon eksklusif, yang terpenting adalah pemilihan bibit berkualitas dan ketekunan serta ketelitian pelaku usaha melon dari mulai proses pembibitan berlangsung, penanaman, pemeliharaan, hingga masa panen melon tiba. Bermodalkan bibit dari varietas unggul dan ketekunan pelaku usaha dalam memelihara tanaman melon, tidak menutup kemungkinan bila hasil panen yang didapatkan bisa lebih optimal dan mendatangkan untung yang cukup besar bagi para pelakunya.

Analisa Ekonomi
Asumsi
Membudidayakan golden melon (melon kuning)
Luas lahan yang digunakan 2.000 m2
Ditanami 3.000 bibit melon, menghasilkan 1,5 kg/pohon
Resiko kerusakan tanaman 30%, jadi total panen 4.000 kg/periode
Periode tanam melon 2 bulan

Modal awal
Sewa lahan per tahun                          Rp 5.000.000,00
Bibit melon                                   Rp 2.500.000,00+
Total                                         Rp 7.500.000,00

Biaya operasional per periode (2 bulan)
Biaya perawatan melon per periode
(pembelian bibit, pupuk, pestisida, dan ajir) Rp 15.000.000,00
Tenaga kerja 2 org x Rp 800.000,00 x 2 bln    Rp  3.200.000,00
Biaya transportasi                            Rp    900.000,00
Biaya sewa lahan per periode (2 bulan)        Rp    666.700,00+
Total                                         Rp 19.766.700,00

Omset per periode (2 bulan)
Harga jual golden melon di kalangan tengkulak Rp 7.000,00 per kg
Omset : Rp 7.000,00 x 4.000 kg         =      Rp 28.000.000,00

Laba bersih per bulan
Laba bersih per periode panen :
Rp 28.000.000,00 - Rp 19.766.700,00           Rp 8.233.300,00

Laba bersih per bulan :
Rp 8.233.300,00 : 2 bulan                     Rp 4.116.650,00

ROI (Return of Investment)
(Modal awal : laba bersih per bulan)   = ± 2 bulan (1 periode panen)

Semoga informasi peluang bisnis budidaya melon kuning berdaya jual tinggi ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca dan menginspirasi seluruh masyarakat di Indonesia untuk segera mulai berkarya menciptakan peluang usaha sebanyak-banyaknya. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.

Pengen banget Nanem Aneka Mangga,,hmmmm

mangga gedong gincu, bulatnya seperti mangga gedong, tapi buahnya berwarna merah seperti gincu. Belum banyak yang mengebunkan mangga ini, padahal karena rasanya yang lezat, percaya atau tidak harga mangga ini mencapai 20.000 sampai 25.000 per kilonya,  jauh dibadingkan dengan harum manis, manalagi dan Indramayu yang berkisaran antara 5.000 sampai 7.000 per kilonya. Jadi boleh dibilang kalau mangga gedong gincu adalah mangga termahal asli Indonesia.

Kalau ada buah mangga yang rasanya seperti harum manis dan buahnya besar maka kita akan menemukan mangga yang berasal dari Thailand yaitu mangga Okyong. Selain lebih enak dari harum manis, Okyong juga rajin berbuah sehingga tak kenal musim berbuah, bisa 3x dalam setahun bila dirawat dengan baik. Jadi okyong adalah mangga unggulan yang potensial sebagai produk buah tropis.

Yang kiri ini adalah mangga Okyong, cepat berbuah meski tanaman baru ukuran 125cm dengan umur 2 tahunan. Yang tak kalah dengan Okyong adalahmangga Chokanan, saudaranya yang juga tak mengenal musim berbuah serta buahnya yang besar mencapai ukuran berat 500 gram per buah.
Karena mangga ini adalah mangga unggulan, mulai banyak orang yang menanamnya, lagipula untuk memanen buah mangga ini tak perlu menunggu setahun sekali. Bila diatur dengan baik, kedua mangga ini dapat dipanen setiap bulan. Sungguh merupakan tanaman buah yang memiliki potensi besar untuk di kebunkan di Indonesia karena memang iklimnya sangat cocok.
Sebenarnya ada mangga luar negeri yang mulai masuk Indonesia selain Chokanan dan Okyong, tapi mangga-mangga tersebut masih ditanam para kolektor tanaman sehingga bibitnya masih mahal. Sebut saja seperti magga Irwin dari Australia, mangga-mangga dari China dan Thailand; mangga Yu-Wen, mangga nam dok maimangga golden nam dok maimangga swa-swa dan lain sebagainya.
Tapi kali ini kami akan memberikan trik dan tip, cara membuahkan mangga.

Pertama, pilihlah tanaman mangga yang sudah cukup umur, 2 tahun dari okulasi atau sambung pucuk. Ukuran batang juga harus diperhatikan, karena ukuran batang menentukan juga umur tanaman. Di Angel Nurserry rata-rata tanaman mangga yang dijual sudah siap berbuah karena sudah cukup umur, batang besar dan ada yang sedang berbunga atau berbuah.

Yang kedua, mangga bisa ditanam di tanah atau pot ukuran 50-70, atau juga drum. Gunakanlah pupuk kandang, sekam dan tanah secara seimbang sehingga medianya gembur atau mudah digemburkan. Pupuk kandang dan kompos penting pada penanaman pertama,apalagi bila kita menggunakan pupuk hayati. Tanpa pupuk organik,penggunakan pupuk hayati tak akan maksimal.

Yang ketiga, jangan gunakan hormon tanaman perangsang buah/bunga berlebihan. Pohon bisa berbuah adalah proses regenerasi, jadi ada waktunya dan sesuai dengan kondisi lingkungan dan pasokan unsur hara yang kita berikan.Tapi kita bisa menggunakan pupuk daun secara seimbang.Untuk berbunga memerlukan kalium dan untuk berbuah memerlukan banyak posfat, mangga juga membutuhkan kalsium, karena itu perlu diberi kapur pertanian atau bahan-bahan lain yang banyak mengandung kalsium. Kalau nitrogen digunakan tanaman untuk pertumbuhan.

Yang ke empat adalah membuat tanaman stress air bila ingin dibuahkan. Caranya biarkan medianya kering sampai satu minggu lalu siram sedikit selama 2-3 hari, lakukan lagi dan beri pupuk NPK sambil terus disiram tiap hari. Maka tanaman akan mengeluarkan tunas baru dan menggugurkan daun tuanya. Ketika tunas baru muncul akan dibarengi dengan keluarnya bunga (berlaku untuk tanaman lain seperti ; lengkeng, jaboticaba, nangka )

Yang kelima, sangat penting! Siram tanaman pada saat berbunga sampai berbuah supaya bunga dan buahnya tidak rontok. Bila masih ada bunga dan buah yang gugur, anda dapat menggunakan pupuk daun dengan kandungan K dan P tinggi serta Fe dan Mg

mengembalikan pertanian jaman dulu,"swasembada beras"

Dalam aspek pertanian, Indonesia seharusnya menjadi negara ekspor penghasil berasterbesar di asia tenggara. Kenyataannya, justru indonesia menjadi negara impor beras yang cukupbesar . kemampuan petani-petani di hal ini tentu akan mempengaruhi nilai per kapita indonesiasebagai negara agraris. Tidak hanya itu, Berbagai masalah dalam bidang pertanian akanberpengaruh bagi penduduk di indonesia. 
Pada tahun 2010, indonesia mengimpor beras sebanyak 1,33 juta ton dari berbagai negaratetangga dan hal ini tentunya akan berpengaruh kepada harga beras itu sendiri di dalam negeri . jumlah kemiskinan di indonesia akan semakin tinggi dan tidak menutup kemungkinan jika terjadiinflasi . akan semakin banyak orang yang kelaparan di indonesia dan angka kematian pun akanmeningkat. 
Sekarang, Lahan pertanian indonesia yang semakin sempit karena dijadikan sebagai lahanindustri dan sarana hiburan terus menekan hasil pertanian kita yang semakin terpuruk. Tidak hanyaitu, bencana alam akibat ulah manusia yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia menambahtekanan bagi para petani di Indonesia.Masalah ini      tentunya  akan melibatkan berbagai pihak. Mulai dari pemerintah, petani, sampaigenerasi muda yang diharapkan mampu memberikan inovasi dan solusi bagi masalah pertanian yangada di Indonesia.
 Salah satu solusi yang sedang marak beredar sekarang ini adalah melalui pertanian organik.Pertanian organik adalah teknik budidaya yang mengandalkan bahan-bahan alami tanpamenggunakan bahan-bahan kimia sintesis. Tujuan utama pertanian organik ini adalah menyediakanproduk-produk pertanian, terutama bahan pangan yang aman bagi para konsumen dankonsumennya tidak merusak lingkungan.
Pertanian organik adalah salah satu cara untuk membangun pertanian indonesia secaraperlahan-lahan. Petani mandiri harus dapat mengolah pupuk alami yang berasal dari ternak hewantanpa harus menunggu pupuk yang datang dari pemerintah . pupuk organik ini terbilang lebih amankarena tidak bercampur dengan bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi para konsumen.Oleh karena itu, diharapkan bagi para penerus bangsa khususnya melalui mahasiswapenerus bangsa yang bergerak di bidang pertanian untuk terus mengembangkannya agar rakyatindonesia menjadi makmur dan sejahtera .

menanam melon dengan mol

awalnya saya tau soal mol dari majalah trubus, hingga akhirnya sy searching di google gmn sih cara pembuatan mol itu. Sya pun iseng-iseng membuat mol dengan perbandingan seperti tape, gula, dan air cucian beras semau saya. Lalu saya fermentasikan selama kurang lebih 2 minggu, setelah tercium wangi air tape baru saya siramkan ke tanaman setiap 3 hari sekali. saat ini saya sedang mencoba menanam melon didalam polybag, saat ini kebetulan masih berumur sekitar 2 minggu. Daun yang mulai tumbuh sekitar 5 helai, menurut artikel tentang menanam melon yang saya baca, panen buah bisa di dapat kira-kira selama 2 bulan. so mudah-mudahan aja pas setelah lebaran nanti bisa menuai hasilnya,hehehe..
Tanaman melon ini adalah percobaan saya dalam penerapan pupuk mol untuk tanaman, mudah-mudahan saja bisa berhasil dengan baik, dengan begitu kedepannya saya akan mengembangkan hasil dari peerapan pupuk ini untuk lahan sawah dan kebun yang selama ini masih mengandalkan pupuk anorganik. Ternyata dengan percobaan ini saya jadi lebih ngerti pentingnya sampah basah yang selama ini oleh keluarga saya dibuang percuma. So selain untuk pupuk, kita juga mensukseskan gerakan llingkungan yang bersih,,go green and go clean dech pokonya..